Trypanophobia - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Kesehatan Mental

Trypanophobia - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
Trypanophobia adalah

Trypanophobia adalah salah satu jenis fobia, di mana penderitanya memiliki ketakutan yang ekstrem terhadap jarum suntik. Kondisi ini ditandai dengan ketakutan seseorang terhadap jarum di lingkungan medis, sehingga ia kerap menghindari vaksin, infus, atau prosedur pengambilan darah. Mari pahami lebih jauh tentang trypanophobia melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Trypanophobia?

 

Trypanophobia adalah salah satu jenis fobia yang ditandai dengan ketakutan yang intens terhadap jarum suntik. Ketakutan tersebut biasanya membuat penderitanya menghindari perawatan medis yang berkaitan dengan jarum suntik, sehingga hal ini bisa membahayakan karena dapat menunda perawatan medis yang diperlukan.

 

Ketakutan terhadap jarum suntik merupakan hal yang normal terjadi pada anak-anak. Namun, setelah mencapai usia dewasa, mereka umumnya akan lebih mudah menoleransi jarum suntik. Tapi pada sebagian orang, ketakutan tersebut dapat berlangsung hingga dewasa dan bahkan menjadi sangat kuat. Kondisi inilah yang disebut dengan fobia jarum suntik atau trypanophobia.

 

Penyebab Trypanophobia

 

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab trypanophobia. Namun, pengalaman traumatis di masa lalu diduga kuat menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami trypanophobia. Selain trauma, beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab trypanophobia adalah sebagai berikut.

 

  • Memiliki keluarga dengan riwayat fobia serupa.

  • Menderita anxiety disorder.

  • Memiliki respons tubuh yang lebih sensitif terhadap rasa nyeri (hyperalgesia).

  • Mengalami trauma ketika dicengkeram atau dibatasi pergerakannya saat akan disuntik.

  • Perubahan kimiawi otak.

  • Mendapatkan paparan informasi negatif terkait jarum suntik.

 

Pada beberapa kasus trypanophobia, efek samping tertentu dari jarum suntik juga dapat menyebabkan seseorang merasa ketakutan. Hal ini dapat meliputi:

 

  • Kerap merasa pusing hingga pingsan akibat reaksi refleks vasovagal saat ditusuk jarum suntik.

  • Memiliki kenangan buruk atau kecemasan terhadap jarum suntik, seperti pernah mendapatkan suntikan yang menyakitkan.

  • Ketakutan terhadap segala hal yang berhubungan dengan medis.

 

Gejala Trypanophobia

 

Gejala utama trypanophobia adalah kecemasan atau ketakutan berlebih terhadap jarum suntik, bahkan hanya dengan memikirkan jarum suntik tanpa melihatnya secara langsung. Terkadang, rasa cemas muncul begitu parah hingga dapat memicu timbulnya serangan panik.

 

Selain itu, trypanophobia adalah kondisi yang dapat menyebabkan penderitanya menghindari atau bahkan melarikan diri saat melihat jarum suntik. Penderita trypanophobia mungkin juga dapat mengalami sejumlah gejala lain, seperti:

 

  • Pusing atau pingsan (sinkop).

  • Jantung berdebar-debar.

  • Insomnia.

  • Mual dan muntah.

  • Tubuh gemetaran.

  • Tekanan darah meningkat.

 

Diagnosis Trypanophobia

 

Sebagai informasi, trypanophobia adalah salah satu jenis gangguan fobia spesifik yang tercatat dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental-5 (DSM-5). Dokter akan menggunakan acuan dalam DSM-5 untuk menegakkan diagnosis trypanophobia.

 

Dalam proses penegakan diagnosis trypanophobia, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menyingkirkan kondisi lain yang dapat menimbulkan gejala serupa. Kemudian, dokter juga akan mengajukan sejumlah pertanyaan tentang gejala dan riwayat kesehatan mental pasien.

 

Beberapa hal yang perlu diketahui oleh dokter dalam upaya menegakkan diagnosis trypanophobia adalah:

 

  • Sudah berapa lama pasien mengalami ketakutan ekstrem terhadap jarum suntik.

  • Gejala yang dialami pasien ketika melihat jarum suntik.

  • Berapa lama gejala berlangsung.

  • Memastikan apakah rasa takut terhadap jarum suntik tersebut sampai menyebabkan pasien kesulitan mendapatkan perawatan medis.

 

Pengobatan Trypanophobia

 

Trypanophobia adalah masalah kesehatan mental yang memerlukan penanganan dari psikolog atau psikiater. Setelah mengetahui penyebabnya, maka dokter akan menentukan penanganan yang tepat kepada pasien. Adapun beberapa metode pengobatan yang sering digunakan sebagai cara mengatasi fobia jarum suntik adalah sebagai berikut.

 

  • Terapi perilaku kognitif

Terapi perilaku kognitif menjadi salah satu pilihan terapi yang paling sering digunakan untuk mengatasi masalah psikologis seperti trypanophobia. Tujuan terapi ini adalah mengubah pikiran negatif pasien terhadap jarum suntik, sehingga bisa berpikir lebih positif saat melihat jarum suntik. Terapi ini biasanya terbagi menjadi beberapa sesi dan dilakukan setiap 1–2 minggu sekali dengan durasi 30–60 menit per sesinya.

  • Terapi pemaparan

Terapi pemaparan atau exposure therapy adalah terapi yang dapat membantu pasien menghadapi ketakutan dengan cara memberikan paparan objek yang menjadi sumber rasa takut pasien secara bertahap. Tujuan terapi ini adalah membuat pasien tidak merasa takut lagi saat memikirkan atau memegang jarum suntik.

  • Terapi hipnosis

Terapi hipnosis atau hypnotherapy adalah terapi yang dilakukan dengan memberikan sugesti positif kepada pasien untuk melawan ketakutan terhadap suatu objek, dalam hal ini adalah jarum suntik.

  • Pemberian obat-obatan

Jenis obat-obatan yang biasanya diberikan kepada penderita trypanophobia adalah obat benzodiazepine yang dapat membantu mengatasi kecemasan.

 

Trypanophobia umumnya bukan masalah kesehatan yang berbahaya, namun terkadang bisa berdampak buruk bagi penderitanya. Misalnya, penderita trypanophobia kerap menolak perawatan medis untuk penyakit tertentu sehingga pengobatan menjadi terhambat. Hal ini dapat menyebabkan penyakit yang dialami tidak segera membaik hingga memicu komplikasi.

 

Apabila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi trypanophobia yang mengganggu kehidupan sehari-hari, segera lakukan konsultasi melalui layanan Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam.

 

Layanan Telekonsultasi memungkinkan Anda untuk bercerita dengan psikolog atau psikiater Siloam Hospitals secara online. Psikiater pun dapat meresepkan obat-obatan yang dibutuhkan sesuai kondisi Anda. Namun, ada beberapa jenis obat-obatan yang memerlukan Anda untuk berkonsultasi secara langsung dengan psikiater terlebih dahulu. Mari jaga kesehatan mental Anda #BersamaSiloam!

 

telechat (1)

message

ArticleDetail